INTRODUKSI

Panduan untuk karir, pelatihan manajemen dan bisnis, pengembangan organisasi, pengembangan diri, inspirasi, ide-ide inovatif, pengetahuan, latihan, metoda, template, dan sebagainya.
----------------------------
Showing posts with label supervisor. Show all posts
Showing posts with label supervisor. Show all posts

Tips Sukses Memotivasi Karyawan


Memotivasi karyawan adalah hal penting bagi perusahaan untuk  mencapai tujuan baik secara profesional maupun internal. Kebahagiaan karyawan terkait erat dengan tingkat produktivitas. Sebagian besar manajer merasa sulit untuk mengidentifikasi cara-cara praktis untuk memotivasi karyawan dan ini dapat menghambat kinerja karyawan dan hubungan internal. Berikut adalah beberapa cara agar karyawan dapat termotivasi.

1. Comunikasi Yang Efektif

Komunikasi benar-benar menjadi kata kunci untuk hubungan di abad ke-21 dan tentunya bukan tanpa alasan. Seperti dalam hubungan apa pun, karyawan menghargai komunikasi yang terbuka dan jujur ​​dengan kolega dan staf manajerial. Tingkat keterlibatan karyawan yang tinggi terkait dengan kinerja yang lebih baik dan tingkat turnover yang lebih rendah. Cara hebat untuk meningkatkan kualitas dan frekuensi komunikasi di tempat kerja meliputi penciptaan budaya kerja yang kuat yang dibangun di atas nilai-nilai seperti saling menghormati dan menerapkan mekanisme umpan balik formal.

2 Memantau Kemajuan Dalam Pencapaian Tujuan

Memotivasi karyawan dengan bekerja bersama mereka untuk mencapai kesuksesan. Produktivitas karyawan adalah bagian penting dari bisnis Anda dan layak untuk dimonitor secara ketat. Namun, pemantauan harus dilakukan sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu tetapi sebaliknya mendorong kemajuan. Jangan sampai  membuat karyawan merasa tidak mampu atau diremehkan. 
Beberapa cara hebat untuk memantau karyawan dengan cara yang menggembirakan dan bermanfaat bisa dibaca disini.

3. Menawarkan Peluang Untuk Berkembang

Peluang untuk tumbuh - baik dalam hal keuangan, peningkatan karir, keterampilan atau sifat pribadi - berfungsi untuk memotivasi karyawan dengan berbagai cara. Insentif kinerja mendorong praktik kerja yang baik dan menghargai perilaku yang luar biasa. Program pelatihan memotivasi karyawan untuk meningkatkan keterampilan, sementara potensi peningkatan karier bermanfaat bagi karyawan dan perusahaan yang akan berujung dengan munculnya individu yang lebih berbakat yang memiliki kepentingan pribadi dalam kesuksesan perusahaan.

4. Transparansi

Transparansi - seperti halnya komunikasi - sangat penting untuk membangun kepercayaan dan rasa hormat dalam suatu organisasi. Penting bagi karyawan untuk merasa terinformasi dan mengetahui faktor-faktor seperti perubahan nilai-nilai perusahaan, pengambilan keputusan dan ekspektasi finansial. Transparansi berfungsi untuk menyetarakan semua orang di tempat kerja dan membuka akses ke informasi menunjukkan integritas perusahaan. Memotivasi karyawan dengan bersikap transparan dan menerapkan praktik-praktik yang baik - mereka akan mempunyai perasaan memiliki dan merespons secara pantas dengan berbagi ide dan pendapat yang dapat meningkatkan produktivitas.

5. Menumbuhkan Kepuasan Karyawan

Kepuasan karyawan penting dalam mempertahankan staf dan membentuk dasar bagi aspek-aspek penting lainnya seperti komunikasi yang efektif dan peluang pertumbuhan. Karyawan yang tidak puas dengan pekerjaannya sering merasa terbatas, mengalami kurangnya komunikasi atau menderita tingkat stres yang tinggi. Sebaliknya, karyawan yang menikmati pekerjaan mereka dan menemukan tingkat kepuasan kerja yang tinggi berkontribusi positif bagi perusahaan dan bekerja keras untuk unggul di pekerjaan apa pun yang diberikan kepada mereka. Kepuasan karyawan sangat bergantung pada budaya perusahaan dan keadaan tempat kerja Anda. Memotivasi karyawan dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan yang akan meningkatkan suasana hati semua orang!

Sebagai kesimpulan, motivasi karyawan sangat penting untuk banyak aspek di tempat kerja termasuk produktivitas, kualitas kerja dan hubungan karyawan. Menjaga karyawan termotivasi dengan memastikan: ada komunikasi yang efektif, memantau kemajuan mereka dalam mencapai tujuan mereka, menawarkan mereka peluang untuk maju, menjadi transparan dan menumbuhkan kepuasan karyawan. 
Ini untuk sukses!

TanggunJawab First Line Manager (manajer Lini Pertama)

brought to you by Sumber Ilmu-Sumber Kearifan

(Apa Yang Diharapkan oleh Atasan dan Bawahan)

Manajer Lini Pertama (supervisor/ kepala kelompok/team leader dsb) mempunyai beberapa tanggung jawab kepada orang-orang disekitarnya seperti bos nya sendiri, anak buahnya, atau dari dirinya sendiri – tentang apa yang mereka harapkan dari dia sebagai seorang manajer lini pertama.  Berikut ini daftarnya:


Apa yang diharapkan oleh pimpinan diatasnya  :
·       Tugas dan proyek diselesaikan tepat waktu dan tepat anggaran
·       Selalu mengetahui informasi tentang perkembangan di bagiannya dan juga setiap masalah yang timbul di bagiannya.  
·       Menyampaikan pendapat kepada atasan jika menilai atasannya salah atau kurang tepat (jangan diam saja).
·       Mempertahankan posisi pimpinan/organisasi saat berbicara dengan anak buahnya
·       Menyaring dan mengkomunikasi informasi yang sesuai kepada anak buahnya agar mereka mengetahui gambaran besarnya
·       Selalu mencari cara agar lebih efisien



Apa yang diharapkan oleh anak buahnya:
·       Menetapkan standar/target yang realistis
·       Memberikan feedback yang seimbang termasuk penghargaan dan pengakuan terhadap usaha dan pencapaian yang telah dilakukan oleh anak buah
·       Berlaku adil dan masuk akal terhadap semua anak buah. Tidak ada anak emas
·       Menyediakan pelatihan dan pengembangan yang diperlukan
·       Selalu memberikan informasi kepada anak buah tentang kemajuan dibandingkan dengan jadwal yang telah ditentukan, dan aspek-aspek lain yang terkait dengan pekerjaan mereka
·       Melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan yang sesuai
·       Memahami kebutuhan  dan motivasi anak buah serta kondisi yang membuat mereka puas
·       Mendengarkan dan berempati secara tulus
·       Memberikan alasan untuk setiap keputusan dan kebijakan
·       Mewakili pandangan, ide, dan perasaan mereka dihadapan otoritas yang lebih tinggi
·       Memelihara linkungan kerja yang aman dan nyaman

 

Dari dirinya sendiri:
·       Menjadi teladan yang positif / Be a positive role model
·       Memenuhi juga standar yang dia minta anakbuahnya memenuhinya
·       Mengenali, dan jujur tentang hal-hal yang masih harus dikembangkannya (kekurangannya) dan mencari bantuan dari orang lain
·       Mengakui bahwa dia tidak dapat mengerjakannya seorang diri semuanya
·       Menyadari bahwa dia disini tidak untuk disukai
·       Memelihara keseimbangan hidup (tahu batas kerja)
·       Berbicara bila terjadi ketidakadilan



brought to you by Sumber Ilmu-Sumber Kearifan

Latihan: SURVEI PENGARUH MANAJER



Latihan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kadar pengaruh yang Anda miliki sebagai manajer. Untuk setiap pernyataan tunjukkan tingkat kemungkinannya dengan mencentang kolom penilaian sesuai dengan nomor yang menunjukkan skala besaran kemungkinannya, sebagai berikut:

1 = Sangat Kecil    2 = Kecil     3 = Sedang    4 = Besar    5 = Sangat Besar

Misalnya pada pernyataan no.1 anda mencentang kolom dibawah angka penilaian 4, berarti BESAR kemungkinannya bahwa bawahan anda mau bekerjasama dengan anda karena takut atas sanksi yang anda berikan.

No
Seberapa besar kemungkinan bahwa:

PENILAIAN

1
2
3
4
5

1
Bawahan mau bekerjasama dengan saya karena mereka takut atas sanksi yang dapat saya berikan






2
Bawahan mau bekerjasama dengan saya karena wewenang yang saya miliki sebagai manajer






3
Bawahan mau bekerjasama dengan saya karena memandang saya memiliki keahlian yang dapat memperlancar pekerjaan mereka






4
Bawahan mau bekerjasama dengan saya karena saya dapat memberikan imbalan yang mereka butuhkan misalnya pujian, insentif uang, usul promosi atau penghargaan.






5
Bawahan mau bekerjasama dengan saya karena mereka mengagumi kepribadian saya.






6
Bawahan mau bekerjasama dengan saya karena mereka memerlukan informasi penting yang dapat membantu mereka dalam melaksanakan pekerjaan mereka.






7
Bawahan mau bekerjasama dengan saya karena mereka merasa bahwa saya memiliki koneksi dengan orang penting di dalam atau di luar organisasi







Analisis Pengembangan Diri


  1. Peran saya yang sangat kuat/sangat tinggi nilainya adalah (nama peran) ...................... ................................... ....................................... ........................................
  2. Kekuatan dari peran yang saya miliki bagi kelancaran pelaksanaan tugas sebagai seorang supervisor/manager adalah .................................... ................................. ................................................ ...................................... ............................................ ..................................... ...........................................
  3. 3.      Kesulitan/kelemahan apa yang terjadi bila peran itu terlalu sering saya gunakan? .................................... ....................................... ........................................ .............................................. .................................................. ................................. ....................................
  4. 4.      Peran saya yang nilainya sangat rendah adalah ............................. ......................... ............................... ............................ ....................................... ..........................................
  5. 5.      Kesulitan/kelemahan apa yang terjadi bila peran itu sangat jarang saya gunakan? ............................. .................................... ...................................... ................................. .............................. ............................. ..................................... ............................. ...........................
  6. 6.      Keuntungan apa yang saya peroleh jika peran yang nilainya rendah itu sering saya gunakan? ............................ ............................... ...................................... ......................................... ................................ ........................................ .................................. ....................................

Umpan Balik Bagi Manager/Supervisor



Petakan peran anda dalam skala sebagaimana gambar radar berikut ini:



No
PERAN
KEKUATAN
KELEMAHAN
1
INOVATOR – Nilai ..............
menyediakan suasana bagi terwujudnya kemajuan, mempunyai impian yang ingin diwujudkan di masa y.a.d, mendorong terjadinya inovasi.
Memiliki kemampuan melaksanakan inovasi, perubahan, menyesuaikan perkembangan keadaan
Bila terlalu kuat, cenderung sering melakukan uji coba.

Bila terlalu lemah: Konservatif (tidak suka berubah)
2
BROKER – Nilai ...............
Menjaga agar pihak diluar unit kerjanya tetap menganggap wibawa, menjaga agar unit kerjanya tetap mempunyai bahan kerja yang mencukupi dan bermutu tinggi. Menjaga reputasi, pandai bernegosiasi, cakap menjual ide
Cakap dalam memberikan pengaruh, bernegosiasi, mencari bahan kerja.
Bila terlalu kuat: Politis

Bila terlalu lemah: Ide-idenya jarang terlaksana
3
PRODUCER – Nilai ..................
Menjamin terwujudnya semangat dan produktivitas kerja yang tinggi, mendorong anak buah bersedia menerima tanggung jawab, menyelesaikan tugas tepat waktu, efisien dn bermutu tinggi
Dapatmemenuhi standar produksi, menghasilkan keuntungan yng besar, dapatmenggerakkan tindakan.
Bila terlalu kuat: Cenderung memperdaya anak buah

Bila terlalu lemah: Produktivitas kerja rendah, kurang cakap dalam memecahkan masalah.
4
DIRECTOR – Nilai ................
Dapatmerencanakan kegiatan dengan baik, menetapkan tujuan yang ingin dicapai, memecahkan masalah dengan baik, menetapkan kebijakan, menilai prestasi kerja,dapat memberi perintah dengan baik
Cakap dalam membuat perencanaan, pandai menentukan prioritas kegiatan
Bila terlalu kuat: segala sesuatunya diatur, kurang peka terhadap kebutuhan pribadi anak buah.

Bila terlalu lemah: terlalu memanjakan anak buah, tidak mempunyai kebijakan yang jelas dan tegas
5
COORDINATOR – Nilai .........
Dapat menjaga kekompakan proses penyelesaian suatu pekerjaan dan hubungan arus pekerjaan antara unit kerja yng dipimpinnya dengan unit kerja lain yang berkiatan.
Cakap dalam menjaga keharmonisan dan dinamika suasana kerja
Bila terlalu kuat: mempertahankan status quo/ keadaan tidak peka terhadap perubahan yang terjadi

Bila terlalu lemah: suasana kerja tidak stabil
6
MONITOR – Nilai ...........
Mengetahui perkembangan keadaan yangterjadi pada unit kerjnya, memantau prestasi kerja anak buah, cermat dalam mengolah informasi, logis dalam memecahkan masalah
Dapat mengukur dengan baik kemajuan prestasi kerja unit kerja yang dipimpinnya.
Bila terlalu kuat:  kaku dalam mengikuti prosedur, sangat berhati-hati dalam setiap situasi.

Bila terlalu lemah: tidak mempunyai informasi yang cukup untuk pengambilan keputusan dan pengukuran prestasi kerja anak buah
7
FACILITATOR – Nilai .........
Dapat menengahi perbedaan pendapat, terampil memupuk kerjasama,terampil mendorong tumbuhnya partisipasi anak buah dalam pemecahan masalah
Terampil dalam menangani perbedaanpendapat dan membangun kerjasama kelompok
Bila terlalu kuat: terlalu sering mengadakan rapat, lamadalam diskusi

Bila terlalu lemah: semangat kerja anak buah rendah, komunikasi kurang lancar
8
MENTOR – Nilai .................
Dapat meningkatkan kecakapan kerja anak buah, memberikan pengarahan dan bimbingan kepada anak buah ketika mengalami kesulitan
Pandai menumbuhkan semangat kerja dan partiswipasi anak buah
Bila terlalu kuat: cepat mengalah, pemaf, anak buah sangat bebas menentukan segala kemauannya

Bila terlalu lemah:  kurang perhatian terhadap upaya pengembangan pengetahuan dan keterampilan kerja anak buah.


Peran Supervisor/Manajer



Berikan penilaian terhadap daftar pernyataan berikut ini. Isilah dengan angka 1 hingga 7.

Angka 1 menunjukkan: Sangat Jarang terjadi
Angka 7 menunjukkan: Sangat sering terjadi


No
Peran Supervisor/Manajer
PENILAIAN
1
2
3
4
5
6
7
1
Mendengarkan masalah yang dihadapi anak buah







2
Mengikuti perkembangan yang terjadi pada regu kerja







3
Ikut serta memberikan masukan terhadap keputusan yang diambil pimpinan







4
Memecahkan masalah dengan cara baru







5
Merumuskan tanggung jawab bagi masing-masing anak buah







6
Menunjukkan komitmen dan perhatian penuh terhadap pekerjaan







7
Mendiskusikan perbedaan pendapat yang ada dengan anak buah







8
Mengantisipasi masalah yang akan muncul, menghindari terjadinya krisis







9
Membandingkan data/informasi, catatan, laporan untuk mengetahui terjadinya masalah







10
Bersikap ramah dalam menghadapi anak buah







11
Menetapkan dengan jelas tujuan yang ingin dicapai regu kerjanya







12
Menggali cara-cara baru untuk perbaikan/peningkatn mutu







13
Mempertahankan dan meningkatkan hubungan kerja yang baik dengan sesama karyawan







14
Bekerja dengan teratur, rapi, dan terkoordinasi







15
Memantau pekerjaan anggota kelompok untuk mengetahui bahwa mereka bekerja sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan







16
Mendorong kemauan dan keberanian anggota kelompok untuk berperan serta dalam proses pengambilan keputusan










Artikel Menarik

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar Anda

Recent Comments Widget