INTRODUKSI

Panduan untuk karir, pelatihan manajemen dan bisnis, pengembangan organisasi, pengembangan diri, inspirasi, ide-ide inovatif, pengetahuan, latihan, metoda, template, dan sebagainya.
----------------------------
Showing posts with label Kepribadian. Show all posts
Showing posts with label Kepribadian. Show all posts

Boleh PINTAR Tapi INTEGRITAS Lebih Penting


Good To Read


DUA belas tahun silam, seorang wanita dari Asia (tak usah sebut nama negaranya) datang ke Prancis untuk  kuliah di salah satu universitas terkenal di Paris.
Dia memang cerdas, bahasa Prancis dan Inggris-nya juga sangat baik sehingga lulus seleksi.

Sejak mulai kuliah di hari pertama, dia perhatikan bahwa sistem transportasi di Paris menggunakan sistem otomatis.
Artinya, Anda beli tiket sesuai dengan tujuan melalui mesin.
📆🗳💸

Setiap perhentian kendaraan umum, memakai cara self-service dan jarang sekali diperiksa petugas.
Bahkan pemeriksaan insidentil oleh petugas pun hampir tidak ada, bukan karena manajemennya buruk tapi unsur trust dan tertib sosial di sistem transportasi Kota Paris memang sudah baik.

Akhirnya lama kelamaan dia temukan kelemahan sistem ini, dan dengan kelihaiannya itu dia bisa naik transportasi umum tanpa harus beli tiket dan dia sudah memperhitungkan kemungkinan tertangkap petugas karena tidak beli tiket, sangat kecil.
Sejak itu, dia selalu naik kendaraan umum dengan tidak membayar tiket.
🚅🚨🚌

Ia justru menganggapnya sebagai salah satu cara penghematan sebagai mahasiswa miskin yang dengan cara apapun kalau bisa irit, ya diirit.
Dia bahkan merasa bangga karena dianggapnya itu sebagai 'kehebatan' yang tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.

Empat tahun berlalu, perempuan muda itu pun tamat cum laude dari fakultas favorit dan universitas ternama di Paris dengan angka indeks prestasi kumulatif (IPK) yang sangat bagus.
Hal itu membuat dirinya penuh percaya diri.
🎓😫💩

Setelah wisuda, gadis itu pun mulai mengajukan aplikasi surat lamaran kerja ke beberapa perusahan ternama di Paris.
Pada mulanya, semua perusahan yang dikirimi surat lamaran via email merespon dengan karena IPK-nya yang tinggi dan lulusan universitas top di Paris.

Tapi beberapa hari kemudian, semuanya menolaknya dengan berbagai alasan.
Hal ini terus terjadi berulang kali sampai akhirnya membuatnya merasa jengkel dan marah.
👒😡👊🏽

Dia bahkan sampai menuding perusahaan-perusahaan itu rasis karena tidak mau menerima warga negara asing meski lulus cum laude dari universitas ternama di Paris.
Akhirnya, pada suatu hari karena penasaran bercampur dongkol ia memutuskan untuk mengadukannya ke Departemen Tenaga Kerja Prancis di Paris.

Dia ingin melapor sekaligus ingin tahu kenapa perusahaan-perusahaan tersebut menolaknya.
Tapi, ketika bertemu dengan salah satu manager di kantor Depnaker Paris tersebut, ia mendapat penjelasan yang ia dapat di luar perkiraannya.
Berikut adalah dialog mereka.
📝🎙📀

Manager: Nona, kami tidak rasis, sebaliknya kami sangat mementingkan Anda.
Pada saat anda mengajukan aplikasi pekerjaan di perusahan, kami sangat terkesan dengan nilai akademis dan pencapaian Anda.
Sesungguhnya, berdasarkan kemampuan, Anda sebenarnya adalah golongan pekerja yang kami cari-cari."

Nona: Kalau begitu, kenapa perusahan-perusahaan tersebut tidak menerima saya bekerja?

Manager: Jadi begini, setelah kami periksa di database, kami menemukan data bahwa Nona pernah tiga kali kena sanksi tidak membayar tiket saat naik kendaraan umum.

Nona (kaget): Ya, saya mengakuinya. Tapi, apakah karena perkara kecil tersebut semua perusahaan boleh menolak saya?

Manager: Perkara kecil? Kami tidak menganggap itu perkara kecil, Nona.
Kami lihat di database, Anda pertama kali melanggar hukum terjadi di minggu pertama Anda masuk di negara ini.
Saat itu petugas percaya dengan penjelasan yang Anda bahwa Anda masih belum mengerti sistem transportasi umum di sini. Itu sebabnya kesalahan tersebut diampuni. Namun Anda tertangkap dua kali lagi setelah itu.

Nona: Ohh, waktu itu karena tidak ada uang kecil saja.

Manager: Tidak, tidak. Kami tidak bisa terima penjelasan Anda.
Jangan anggap kami bodoh. Kami yakin Anda telah melakukannya ratusan kali sebelum tertangkap.

Nona: Well, baiklah. Tapi, itu kan bukan kesalahan mematikan? Kenapa harus begitu serius? Lain kali saya perbaiki dan berubah kan masih bisa?

Manager: Maaf, kami tidak menganggap demikian, Nona.
Perbuatan Anda membuktikan dua hal:
Pertama, Anda tidak mau mengikuti peraturan yang ada. Anda pintar mencari kelemahan dalam peraturan dan memanfaatkannya untuk diri sendiri.
Kedua, Anda tidak bisa dipercaya !

Nona, banyak pekerjaan di berbagai perusahaan di negara Prancis ini bergantung pada kepercayaan atau trust.
Jika Anda diberikan tanggungjawab atas tugas di sebuah wilayah, maka Anda akan diberikan kuasa yang besar.
Karena efisiensi biaya, kami tidak akan memakai sistem kontrol untuk mengawasi pekerjaanmu.
Hampir semua perusahan besar di Prancis ini mirip dengan sistem transportasi di negeri ini.
Oleh sebab itu, kami tidak bisa menerima Anda, Nona.
Dan saya berani katakan, di negara kami bahkan seluruh Eropa, tidak akan ada perusahan yang mau menggunakan jasa Anda.
⛔🚮🍂

Pada saat itu, wanita ini seperti tertampar dan terbangun dari mimpinya dan merasa sangat menyesal.
Tapi, penyesalan selalu datang terlambat ketika nasi sudah jadi bubur atau peristiwa buruk telah terjadi.

Perkataan manager yang terakhir membuat hatinya bergetar dan sangat menyesal.
Ia akhirnya terdiam seribu bahasa tidak bisa berkata apapun.
🧐🙇🏽‍♀📵

Sahabatku,
Ada pesan moral yang sangat berharga yang bisa kita petik dari kisah nyata mahasiswi pintar tersebut.
Moral dan etika itu amat sangat penting, bahkan ditempatkan di atas kepintaran, kecerdasan atau kegeniusan.

Dalam kehidupan sosial, moral dan etika seseorang bisa menutupi kekurangan IQ atau kepintaran intelektual.
Tetapi IQ atau kepintaran, bagaimanapun tingginya, tidak akan bisa menolong etika moral dan integritas yang buruk.
🗒⚖✍🏽

Samuel Johnson (1709-1784), sastrawan Inggris mengatakan:
Knowledge without integrity is dangerous and dreadful.
(Pengetahuan tanpa integritas pasti berbahaya dan mengerikan).

Clive S Lewis (1898-1963), profesor di Universitas Oxford dan penulis novel terkenal Inggris
mengatakan:
Integritas adalah melakukan hal yang benar, ketika tidak ada yang melihat. Integritas dan kejujuran adalah kekayaan paling jarang dimiliki manusia.

Konsep IKIGAI : Untuk Apa Kita Hidup?

Konsep Ikigai berbicara tentang kebahagian hidup yang berkaitan dengan pekerjaan yang anda lakukan. Tentu tidak jarang kita dengar ada orang yang meresa tersiksa atau bahkan membenci pekerjaannya tetapi ada pula yang sangat gila kerja yang sering disebut dengan workaholic. Anda bisa baca disini 10 alasan orang membenci pekerjaannya.

Bagi orang Jepang, yang terbukti sebagai bangsa yang berumur panjang, konsep Ikigai dimaknai sebagai Alasan Untuk Apa Kita Hidup, Yang membuat kita bangun pagi-pagi dengan antusias!

Mari kita mulai!
Perhatikan baik-baik gambar dibawah ini.


Peristiwa I

Jika Anda  melakukan ‘Apa yg kamu SUKA
Dengan menggunakan “Keterampilan yg kamu KUASAI” atau keahlian mu, maka hal itu disebut “KEGEMARAN”.

Anda bahkan tidak peduli apakah hasilnya dibutuhkan orang lain ataupun ada yg mau membayarnya atau tidak.

Banyak seniman dan hobbiyist melakukan hal ini demi kesenangan semata. Pemain musik Jazz yg melakukan improvisasi sedemikian rupa sehingga tidak peduli apakah pendengarnya bisa menikmatinya atau tidak, termasuk golongan ini.

Mereka tidak bisa dibayar hanya demi kepentingan konsumen.

Kekurangan: 

  1. Tidak bermanfaat bagi orang lain
  2. Tidak ada yang mau membayar
  3. Sama dengan Onani atau Masturbasi



Peristiwa II



Anda melakukan apa yang kamu suka dan dibutuhkan orang lain. Ini desebut menjalankan MISI.

Anda punya misi yg diperlukan orang lain. Anda memperjuangkan kepentingan orang lain dan Anda menyukai pekerjaan itu, meskipun belum tentu ada menguasai pekerjaan itu.

Kekurangan:

  1. Pekerjaan jadi sulit karena tidak menguasainya
  2. Tidak ada yang (mau/mampu) membayar
Positifnya:
Biasanya pelaku mau belajar untuk menguasai keterampilannya, karena dasarnya dia suka.




Peristiwa III



Anda melakukan sesuatu yang dibutuhkan oleh orang lain dan Anda dibayar untuk itu. Ini disebut sekedar Pekerjaan.

Anda tidak peduli apakah anda menyukainya atau menguasainya dengan baik, yang penting dibayar.

90 % karyawan sebenarnya ada di zona ini, yang meskipun Tidak Nyaman mereka enggan berganti pekerjaan karena merasa di Zona Nyaman. Juga karena mereka tidak ahli di bidang itu.

Kekurangan:
Orang-orang seperti ini biasanya punya motto IDLM (I don't like Monday) dan tampak sekali di hari Jumat karena TGIF (Thank God It's Friday).

Mustinya hari Senin yang dijadikan TGIF alias Thank God I'm Fresh!





Peristiwa IV

Jika Anda melakukan sesuatu dengan menggunakan keterampilan yg kamu kuasai untuk tujuan orang membayar hasil pekerjaan itu maka disebut Profesi.

Banyak karyawan melakukan hal ini melakukan sesuai keahliannya untuk mendapatkan bayaran meskipun mungkin tidak disukainya (dulunya terpaksa, sampai bisa jadi ahli).

Jangan heran kalau banyak orang yang lantas mencari hiburan selepas kerja atau saat liburan, karena melarikan diri dari kebosanan pekerjaan sehari-hari.

Kekurangan:
  1. Tidak menikmati proses pekerjaan itu sendiri
  2. Tidak bermakna, tidak bisa dibanggakan karena tidak dibutuhkan orang lain. (Sesungguhnya banyak politikus khususnya elite politik ada di kondisi ini, tanpa dia sadari sepenuhnya)



Peristiwa V


Peristiwa VI





Peristiwa VII



Peristiwa VIII







Peristiwa IX
GABUNG SEMUANYA


Jadi IKIGAI adalah
jika Anda melakukan apa yang kamu suka,
ditunjang oleh keterampilan yang kamu kuasai,
dunia membutuhkan hasil pekerjaanmu itu,
dan orang mau membayar untuk itu.

Anda akan merasa gembira, puas, berguna dan tidak was-was.
Itulah yang membuat Anda bangun pagi-pagi dengan antusias.
Itulah yang memberikan makna dalam hidup Anda.
Karenanya Anda akan bisa berumur Panjang.
Itulah IKIGAI!




Model-Model Awal Tentang Kepribadian

Sumber dan Artikel Top






Richard Montgomery (penulis buku bagus People Patterns - Panduan Modern 4 Temperamen) menyebutkan bahwa asal usul 4 jenis temperamen dapat diidentifikasi lebih awal dari pada jaman Yunani Kuno, sebut saja di dalam Injil Perjanjian Lama (590 sebelum masehi), Nabi Ezekiel (Bab1 ayat 10) menggambarkan 4 macam wajah manusia yang dilambangkan oleh 4 makhluk yang muncul dari dalam kabut, sebagai berikut:

"Adapun wajah mereka tampak masing-masing seperti seorang lelaki, wajah seekor singa, i baian sebelah kanan, sedangkan di sebelah kiri sebuah wajah seperti sapi dan sebuah wajah seperti elang".

Montgomery menambahkan atribut karakteristik kepribadian pada setiap wajah, yang ia hubungkan dengan intepretasi modern atas 4 jenis temperamen adan juga ide pemikiran Hipokrates seperti tampak di bawah ini:


Ezekiel 590 SM
Hippocrates 370 SM
singaberanidarahceria
sapikuatenzim hitam
suram
lelakimanusiaenzim kuning
antusiasme
elangpandangan jauh
lendirkalem

N.B. Karakteristik Ezekiel, (berani, kuat, manusiawi, berpandangan jauh), tidak disebutkan dalam Injil - ini diatributkan oleh Montgomery. Sama halnya jga dengan penggambaran arti dalam Hippocrates.

Belakangan ada Galen (130-201 M), seorang dokter Yunani, menginTepretasikan pemikiran Hippocrates ke dalam 4 jenis temperamen. Hingga kini penggambaran oleh Galen tersebut masih bertahan meski telah melalui hampir 2000 tahun.


Hippocrates 370 SMGalen 190 M
ceriaoptimis
surammelankolis
antusiasaktif
kalembersikap dingin

Pemikiran tentang 4 jenis temperamen terus berlanjut oleh para pemikir sejak awal hingga sekarang. Meski intepretasinya atau deskripsinya tampak berbeda, namun secara relatif ada konsistensinya seperti terlihat dalam tabel di bawah. Bahkan kamus Brewer (1870) merefer secara jelas ke 4 jenis temperamen menggunakan nterpretasi Galen.

4 Jenis temperamen juga memberikan banyak insprasi dan referensi atas pemikiran Carl Jung, yang kemudian menjadi dasar dari teori dan pengembangan sistem asesmen kepribadian modern Myers Briggs'® dan David Keirsey :


Isabel Myers 1950-anGalen 190 MDavid Keirsey 1998
SP (sensing-perceiving)optimisterampil
SJ (sensing-judging)melankolispelindung
NF (intuitive-feeling)aktifidealis
NT (intuitive-thinking)bersikap dingin
rasional

N.B.: Tolong diingat bahwa ada hak cipta dalam menggunakan model MBTI® dan Keirsey sehingga jangan sembarangan menggunakannya agar anda tidak dituntut.

Interpretasi David Keirsey atas 4 Jenis Temperamen digambarkan oleh Montgomery dalam matriks 2x2, yang menunjukkan perspektif modern yang menarik dan sangat membantu jika anda ingin mencba menggunakannya. Bisakah anda melihat diri anda, bercermin dari matriks di bawah ini?


terampil
berkata APA,
melakukan YG BERFUNGSI
rasional
berkata APA YG MUNGKIN,
melakukan YG BERFUNGSI
pelindung
berkata APA,
melakukan APA YG BENAR
idealis
berkata APA YG MUNGKIN,
melakukan APA YG BENAR

Perlu diingat bahwa tak ada orang yang secara khusus berada di salah satu tipe temperamen diatas. Meski demikian, setiap orang tentu memiliki salah satu tipe yang dominan, yang diperkuat dan bercampur dengan tipe yang lain. Beda orang beda pula pencampuran atau kombinasi dan dominannya, dan tampaknya tak ada orang yang memiliki pembagian yang seimbang, tentu ada yang dominan.

Hampir semua orang menyesuaikan gaya atau tipenya dengan situasi yang berbeda. Orang-orang tertentu bahkan dapat dengan mulus nebyesuaikan gaya mereka dengan situasi tertentu. Manfaat dari kemampuan menyesuaikan diri tersebut akan mampu membuat dirinya lebih survive, sesuai dengan Hukum ke 1 Sibernetik ('1st Law Of Cybernetics'), yang berbunyi: "Sesuatu yang berada dalam sebuah sistem dimana ia memiliki perilaku yang paling responsif -lah yang bisa mengendalikan sistem tersebut".

Kemampuan beradaptasi atau mampu memainkan gaya personal yang berbeda dalam merespons situasi yang berbeda memang masih diperdebatkan sebagai kemampuan yang paling kuat yang dapat dimiliki seseorang. Memahami model-model kepribadian seperti halnya 4 jenis temperamen tentu akan sangat membantu dalam memahami diri dan beradaptasi tersebut. Memahami kepribadian akan membantu kita mengenali perilaku da tipe diri dan orang lain. an mengenali perilaku jelas merupakan prasyarat untuk menyesuaikan perilaku diri dan juga membantu orang lain beradaptasi juga.

sssssss



4 Jenis Temperamen

Sumber dan Artikel Top







My Social Blogs

4 Jenis Temperamen (The Four Temperaments, atau dikenal juga dengan sebutan the Four Humours) mungkin adalah sistem profililisasi kepribadian yang tertua dari semua jenis sistem sejenis. Dan uniknya adalah ada begitu banyak gaung atau turunan dari ide kuno itu dalam psikologi modern.

Ide pemikiran 4 Jenis Temperamen dapat kita lacak asal usulnya dari tradisi budaya Mesir dan Mesopotamia lebih dari 5.000 tahun yang lalu, dimana kesehatan tubuh manusia dikaitkan dengan 4 elemen: api, air, tanah dan udara. Hal itu dihubungkan dengan organ tubuh, cairan dan pengobatan. Pemikiran seperti itu ada yang masih bertahan hingga kini, di dalam pengobatan dan tradisi dunia Timur.

Namun, orang Yunani kunolah yang pertama kali merumuskannya dan mempopulerkan metodologi 4 Jenis Temperamen sekitar 2.500 tahun yang lalu, dan ide ini kemudian mendominasi pemikiran Barat tentang perilaku dan pengobatan manusia selama lebih dari 2000 tahun. Hampir semua konsep tentang kepribadian, periaku, penyakit dan pengobatan herannya tetap hidup hingga pertengahan 1800-an.

4 Jenis Temperamen atau Four Humours dapat dilacak ulang dengan lebih dapat dipercaya pada pengobatan dan filosofi Yunani kuno, tercatat pada karya Hippocrates (c.460-377/359BC - the 'Father of Medicine') dan dalam ide-ide Plato (428-348BC) tentang karakter dan kepribadian.

Pada pengobatan Yunani sekitar 2.500 tahun yang lalu diyakini bahwa dalam memelihara kesehatan orang memerlukan keseimbangan dari 4 jenis cairan: darah, lendir, enzim kuning dan enzim hitam. Ke 4 cairan tersebut berhubungan dengan organ dan penyakit tertentu dan juga menggambarkan 4 Jenis Tempertamen yang populer kemudian. Secara alami cairan tubuh yang penting tersebut akan berkurang karena dipergunakan oleh tubuh setiap hari. Darah adalah contoh nyata tentang cairan tubuh yang dihubungkan dengan masalah kesehatan, ketika orang terlihat tidak sehat atau terluka dia akan tampak pucat. Juga ketika orang lelah sehabis melakukan kerja berat, ia berkeringat, mengeluarkan cairan. Saat orang terkena flu ia akan mengeluarkan lendir, demikian juga saat mereka menemukan bangkai yang membusuk, terlihat mengeluarkan cairan yang dipercaya sebagai enzim tubuh.


Bagaimanapun, ke 4 cairan vital tersebut memang memiliki hubungan yang erat dengan kesehatan dan personalitas. Ketidak-seimbangan diantara ke 4 hal diatas menyebabkan terjadinya berbagai penyakit, dan pengobatannya didasarkan pada pengembalian keseimbangan cairan tubuh tersebut.

Secara spiritual juga ada 4 tema dan model kuno yang berhubungan dengan 4 Jenis Temperamen kusunya dalam astrologi, planet serta pemahaman orang tentang dunia, misalnya: elemen kuno - api, air, tanah, dan udara; juga ke 12 zodiak yang ditata dalam 4 set yang berhubungan dengan elemen-elemen yang dipercaya oleh berbagai bangsa sebagai penunjuk keperibadian dan nasib. Juga soal kombinasi dari kualitas seperti panas atau dingin, kering atau basah, dan adanya 4 musim yakni musim semi, panas, gugur dan dingin. Organ tubuh yaitu hati, paru-paru, empedu dan limpa juga kuat dikaitkan dengan 4 Jenis Temperamen dan teori pengobatan.

Mengaitkan pola-pola kuno tersebut dengan interpretasi modern tentang 4 jenis temperamen tidak serta merta menghasilkan korelasi ilmiah yang tegas. Kadang relevan pada ketika tertentu, tetapi sebenarnya tidak demikian, hanya darah yang berkurang sajalah yang hingga kini masih dipercaya sebagai perlakuan perawatan medis.

Meskipun hubungan kausal antara cairan tubuh dengan kesehatan dan kepribadian tak dapat dalam ujian waktu, analisis terhadap kepribadian melalui 4 Jenis Temperamen tampaknya terus berjalan, meskipun secara sporadis dengan model-model tertentu.

Karena itu, ikuti pembahasan berikutnya yang berkaitan dengan 4 Jenis Tempeamen sebagai model kepribadian, bukan sebgai basisi pemahaman dan perawatan medis.




Teori dan Model Tipe Kepribadian - Introduksi

Sebagai pengantar dari semua teori dan model kepribadian, penting disadari bahwa tak ada satupun yang secara penuh memahami kepribadian yang mana yang dipengaruhi oleh faktor genetika dan keturunan, dibandingkan dengan pengaruh dari pertumbuhan, budaya, lingkungan dan pengalaman. Hampir semua studi mengindikasikan masing-masing faktor diatas memberi pengaruh, secara kasar fifty-fifty, meski bagi setiap orang berbeda-beda.

Dari studi itu mungkin separuh dari kepribadian kita ditentukan oleh pengaruh yang kita dapatkan setelah lahir, dan perlu dicatat juga bahwa tak ada yang tahu persis kepribadian yang mana yang berubah dari waktu ke waktu.

Tentu saja masa kecil sangat berpengaruh besar dalam pembentukan kepribadian kita. Tentu juga trauma utama pada setiap tahap kehidupan dapat merubah kepribadian seseorang secara fundamental. Tentu juga banyak orang terlihat matang secara emosional sejalan dengan umur dan pengalaman. Tetapidiluar itu semua, sangat sulit untuk mengatakan secara tepat tentan bagaimana dan kapan kepribadian itu berubah.

Jadi, dimana kita bisa menarik garis dan mengatakan kepribadian itu tetap dan kokoh? Yang pasti jawabannya tidak bisa!

Namunkita bisa mengidentifikasi secara umum gaya, ciri, bakat, sensitivitas dll dari kepribadian seseorang, terutama jika kita memahami bagaimana mendefinisikan dan mengukur tipe-tipe dan gaya tersebut. Tentu saja ini lebih baik ketimbang tidak sama sekali mengetahuinya.

Karena itu kegunaan dari informasi tentang gaya dan tipe kepribadian adalah memberikan kesadaran yang lebih luas dan terakses atas tipe kepribadian, dan bisa mengintepretasikan, menentukan dan mengenali perilaku dan kepribadian yang berbeda-beda, sehingga pula bisa mngetahui lebih baik aas diri sendiri dan orang lain di sekitar kita.

Selamat Mengikuti!


Teori Kepribadian dan Motivasi


Sumber dan Artikel Top







My Social Blogs

Soal motivasi, manajemen, komunikasi ataupun hubungan - entah itu fokus pada diri sendiri maupun orang lain- akan menjadi lebih efektif jika kita mengenal diri kita, dan juga orang lain.


Memahami kepribadian juga menjadi kunci untuk membuka eksklusivitas atau ketertutupan seseorang, semisal kepemimpinannya, kharismanya, atau empatinya, baik untuk pengembangan diri anda sendiri maupun menolong orang lain, atau juga dalam kaitannya dengan bidang yang berhubungan dengan manusia dan bagaimana berperilaku.


teori-teori kepribadian yang menyokong tes-tes dan kuis-kuis kepribadian bagusnya sangat mudah dipahami pada tingkatan dasar. Artikel ini, berikut sub-sub topiknya akan membahas berbagai teori dan pemikiran tentang kepribadian. pengetahuan ini membantu mengembangkan kesadaran diri (self-awareness) dan juga membantu orang lain mengembangkan dirinya juga.


Mengembangkan pemahaman tentang tipologi kepribadian, sifat kepribadian, gaya berpikir dan cara belajar seseorang juga sangat berguna untuk memperbaiki pemahaman kita tentang motivasi dan perilaku diri dan orang lain, di tempat kerja dan diluar itu.


Memahami tipe kepribadian sangat membantu memahami perbedaan dan keberagaman, memahami bahawa setiap orang memiliki nilai sendiri, memahami setiap orang mempunyai kekuatan dan keistimewaan sendiri, dan setiap orang hendaknya diperlakukan dengan baik dan hormat. Relevansi antara kasih dan spiritualitas, terutama dalam bekerja, akan lebih mudah dilihat dan dijelaskan bila kita mengerti bahwa perbedaan setiap manusia biasanya berdasar pada kepribadian ( personality-based). Orang sangat jarang sengaja menyebabkan orang lainmarah - tetapi itu hanya karena mereka berperilaku berbeda karena mereka berbeda.


Teori dan test kepribadian sangat berguna untuk manajemen, rekrutmen, seeksi, pelatihan dan pengajaran, sebagaimana banyak diajarkan dalam teori gaya pembelajaran seperti Kolb's learning styles, Gardner's Multiple Intelligences, dan VAK learning styles model.


Melengkapi test kepribadian tanpa pengetahuan dari teori yang mendukungnya danpat membat frustrasi dan salah arah, terutama bila hasilnya tidak dijelaskan sebagaimana mestinya, ata lebih buruk lagi, tanpa penjelasan. kami berharap, semoga penjelasan dan teori di bawah ini aka menolong mengenyahkan mitos yang melingkupi uji kepribadian di jaman modern ini.


Ada berbagai model dan teori ataupun model kepribadian dan motivasi, dan masing-masing menawarkan perspektif yang berbeda.


Berikut adalah berbagai teori dan model kepribadian dan motivasi yang banyak dipelajar orang:
  • Teori dan Model Tipe Kepribadian - Introduksi
  • 4 Jenis Temperamen
  • Model-Model Awal Tentang Kepribadian
  • Tipe Psikologikal Carl Jung
  • Teori Tipe Kepribadian Myers Briggs® (MBTI® model)
  • Teori Tipe Kepribadian Keirsey (Temperament Sorter model)
  • Teori Tipe Kepribadian Hans Eysenck
  • Teori Tipe Otak Katherine Benziger
  • Teori Kepribadian William Moulton Marston (DISC personality theory -Inscape, Thomas Int., etc)
  • Teori Tipe Kepribdian dan Peran Tim Belbin
  • Model Kepribadian The 'Big Five' Factors
  • FIRO-B® Personality Assessment model
  • The Birkman Method®
  • Berbagai teori kepribadian dan model pengujian psychometrics




Artikel Menarik

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar Anda

Recent Comments Widget