INTRODUKSI

Panduan untuk karir, pelatihan manajemen dan bisnis, pengembangan organisasi, pengembangan diri, inspirasi, ide-ide inovatif, pengetahuan, latihan, metoda, template, dan sebagainya.
----------------------------
Showing posts with label Makna Hidup. Show all posts
Showing posts with label Makna Hidup. Show all posts

Konsep IKIGAI : Untuk Apa Kita Hidup?

Konsep Ikigai berbicara tentang kebahagian hidup yang berkaitan dengan pekerjaan yang anda lakukan. Tentu tidak jarang kita dengar ada orang yang meresa tersiksa atau bahkan membenci pekerjaannya tetapi ada pula yang sangat gila kerja yang sering disebut dengan workaholic. Anda bisa baca disini 10 alasan orang membenci pekerjaannya.

Bagi orang Jepang, yang terbukti sebagai bangsa yang berumur panjang, konsep Ikigai dimaknai sebagai Alasan Untuk Apa Kita Hidup, Yang membuat kita bangun pagi-pagi dengan antusias!

Mari kita mulai!
Perhatikan baik-baik gambar dibawah ini.


Peristiwa I

Jika Anda  melakukan ‘Apa yg kamu SUKA
Dengan menggunakan “Keterampilan yg kamu KUASAI” atau keahlian mu, maka hal itu disebut “KEGEMARAN”.

Anda bahkan tidak peduli apakah hasilnya dibutuhkan orang lain ataupun ada yg mau membayarnya atau tidak.

Banyak seniman dan hobbiyist melakukan hal ini demi kesenangan semata. Pemain musik Jazz yg melakukan improvisasi sedemikian rupa sehingga tidak peduli apakah pendengarnya bisa menikmatinya atau tidak, termasuk golongan ini.

Mereka tidak bisa dibayar hanya demi kepentingan konsumen.

Kekurangan: 

  1. Tidak bermanfaat bagi orang lain
  2. Tidak ada yang mau membayar
  3. Sama dengan Onani atau Masturbasi



Peristiwa II



Anda melakukan apa yang kamu suka dan dibutuhkan orang lain. Ini desebut menjalankan MISI.

Anda punya misi yg diperlukan orang lain. Anda memperjuangkan kepentingan orang lain dan Anda menyukai pekerjaan itu, meskipun belum tentu ada menguasai pekerjaan itu.

Kekurangan:

  1. Pekerjaan jadi sulit karena tidak menguasainya
  2. Tidak ada yang (mau/mampu) membayar
Positifnya:
Biasanya pelaku mau belajar untuk menguasai keterampilannya, karena dasarnya dia suka.




Peristiwa III



Anda melakukan sesuatu yang dibutuhkan oleh orang lain dan Anda dibayar untuk itu. Ini disebut sekedar Pekerjaan.

Anda tidak peduli apakah anda menyukainya atau menguasainya dengan baik, yang penting dibayar.

90 % karyawan sebenarnya ada di zona ini, yang meskipun Tidak Nyaman mereka enggan berganti pekerjaan karena merasa di Zona Nyaman. Juga karena mereka tidak ahli di bidang itu.

Kekurangan:
Orang-orang seperti ini biasanya punya motto IDLM (I don't like Monday) dan tampak sekali di hari Jumat karena TGIF (Thank God It's Friday).

Mustinya hari Senin yang dijadikan TGIF alias Thank God I'm Fresh!





Peristiwa IV

Jika Anda melakukan sesuatu dengan menggunakan keterampilan yg kamu kuasai untuk tujuan orang membayar hasil pekerjaan itu maka disebut Profesi.

Banyak karyawan melakukan hal ini melakukan sesuai keahliannya untuk mendapatkan bayaran meskipun mungkin tidak disukainya (dulunya terpaksa, sampai bisa jadi ahli).

Jangan heran kalau banyak orang yang lantas mencari hiburan selepas kerja atau saat liburan, karena melarikan diri dari kebosanan pekerjaan sehari-hari.

Kekurangan:
  1. Tidak menikmati proses pekerjaan itu sendiri
  2. Tidak bermakna, tidak bisa dibanggakan karena tidak dibutuhkan orang lain. (Sesungguhnya banyak politikus khususnya elite politik ada di kondisi ini, tanpa dia sadari sepenuhnya)



Peristiwa V


Peristiwa VI





Peristiwa VII



Peristiwa VIII







Peristiwa IX
GABUNG SEMUANYA


Jadi IKIGAI adalah
jika Anda melakukan apa yang kamu suka,
ditunjang oleh keterampilan yang kamu kuasai,
dunia membutuhkan hasil pekerjaanmu itu,
dan orang mau membayar untuk itu.

Anda akan merasa gembira, puas, berguna dan tidak was-was.
Itulah yang membuat Anda bangun pagi-pagi dengan antusias.
Itulah yang memberikan makna dalam hidup Anda.
Karenanya Anda akan bisa berumur Panjang.
Itulah IKIGAI!




Nelayan dan Pengusaha

-->
brought to you by Sumber Ilmu-Sumber Kearifan

Seorang konsultan manajemen dari kota besar yang sedang berlibur di sebuah desa nelayan melihat sebuah perahu nelayan kecil di samping dermaga. Melihat jumlah dan kualitas ikan yang diperoleh si nelayan, konsultan itu bertanya kepada nelayan berapa lama waktu yang ia perlukan untuk menangkap ikan-ikan itu.

"Tidak terlalu lama," menjawab nelayan.

"Lalu, mengapa anda tidak lebih lama dan menangkap lebih banyak?" tanya konsultan.

Nelayan menjelaskan bahwa tangkapan yang sedikit itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Konsultan bertanya lagi, "Tapi apa yang Anda lakukan dengan sisa waktumu?"

"Saya tidur larut, memancing sebentar, bermain dengan anak saya, beristirahat sore di bawah pohon kelapa. Di malam hari, saya pergi ke balai desa untuk bertemu teman-teman saya, minum kopi sambil ngobrol, bermain musik, dan menyanyikan beberapa lagu  ..... kehidupan yang penuh dan bahagia, " jawab nelayan.

-->

Konsultan itu memperkenalkan diri, "Saya memiliki gelar MBA dari universitas terkenal dan saya dapat membantu Anda. Anda harus mulai dengan lebih lama menangkap ikan setiap hari. Anda kemudian dapat menjual ikan yang lebih. Dengan pendapatan ekstra, ...... Anda bisa membeli perahu yang lebih besar. Dengan uang tambahan yang didapat dari perahu yang lebih besar itu Anda dapat membeli yang kedua dan yang ketiga dan seterusnya sampai Anda memiliki armada besar. Alih-alih menjual ikan Anda melalui perantara, Anda dapat bernegosiasi langsung dengan pabrik pengolahan dan mungkin bahkan membuka pabrik sendiri. Anda kemudian bisa meninggalkan desa kecil ini dan pindah ke kota atau mungkin bahkan ke ibukota, dari mana Anda dapat memimpin perusahaan besar Anda.. "

"Berapa lama yang dibutuhkan?" tanya nelayan.

"Oh, sepuluh, mungkin dua puluh tahun," jawab konsultan.

"Dan setelah itu?" tanya nelayan.

"Setelah itu? Saat itulah itu jadi sangat menarik,?" Jawab konsultan, tertawa, "Ketika bisnis Anda jadi sangat besar, Anda dapat mulai menjual saham perusahaan Anda dan mendapatkan miliaran rupiah!"

"Miliaran rupiah? Benarkah?? Dan setelah itu?" desak si nelayan.

"Setelah itu Anda akan bisa pensiun, pindah ke sebuah desa kecil di tepi laut, tidur larut setiap hari, menghabiskan waktu bersama keluarga, pergi memancing, tiduran santai sore di bawah pohon kelapa, dan menghabiskan malam bersantai dengan teman-teman ... "

brought to you by Sumber Ilmu-Sumber Kearifan

Artikel Menarik

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Komentar Anda

Recent Comments Widget