Terus mencari variabel, konsesi, "chip tawaran', atau insentif. (Pembeli akan mencari konsesi Anda, tetapi akan cenderung untuk tidak menawarkan konsesi mereka sendiri)
Sebuah variabel atau tawaran adalah setiap faktor yang dapat diubah dan yang memiliki nilai nyata atau yabg dapat dirasakan. Anda bukan pembaca pikiran dan pihak lain mungkin tidak benar-benar terbuka, atau bahkan sepenuhnya menyadari semua kemungkinan variabel yang menarik. Jadi, teruslah mencari variabel-variabel itu.
Siapkan dan estimasi setiap nilai dari variabel nyata dan yang dapat dirasakan sebelum negosiasi, dan terus mencari yang baru selama negosiasi.
Jika pihak lain kooperatif, maka libatkan juga mereka dalam mencari variabel baru - untuk kebaikan kedua belah pihak.
Makin banyak variabel yang Anda temukan, makin sedikit Anda harus memberi harga, dan makin banyak nilai tambah yang dapat bangun dalam kesepakatan. Biasanya Pembeli tidak akan menawarkan konsesinya sendiri, karenanya Anda dapat mencarikan kemungkinan konsesi baginya sebagaimana Anda sendiri (variabel dalam situasi pembeli maupun Anda sendiri).
9. Simpan Catatan Dengan Akurat
Mengontrol negosiasi sangatlah penting. Pihak lain mungkin lupa, salah paham, atau mencoba untuk mengubah interpretasi tentang apa yang didiskusikan dan disetujui sebelumnya. Menjaga catatan menunjukkan bahwa Anda berada dalam posisi memegang kendali, profesional, tidak dapat dijepit, dan memungkinkan Anda untuk meringkas dan mengkajinya setiap saat.
10. Simpulkan dan Perjelas Hasil Setiap Tahap Negosiasi
Meringkas dan pastikan pemahaman terus-menerus (lihat di atas - itu kehilangan bagi Anda, bukan pembeli, jika Anda membiarkan kesalahpahaman).
Hal ini untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman , sengaja atau tidak. Kesalahpahaman bisa menjadi bencana besar, kerugian finansialnya bisa lebih banyak daripada batalnya suatu kesepakatan, terkecuali karena mereka merongrong hubungan dan kepercayaan, yang sesungguhnya penting untuk melakukan usaha.
Mencapai kesepakatan positif selama proses juga secara psikologis penting, karena memperkuat kepercayaan dan komitmen, dan membantu untuk memudahkan pihak lain ke dalam kerangka pikiran yang dapat disetujui.
Setelah negosiasi menjadi jelas, maka penting untuk memberi kepada pihak lain konfirmasi tertulis hal-hal yang telah menjadi kesepakatan.
No comments:
Post a Comment